LEMPUYANG TEMPLE

Home Angkul Angkul Bali 4 Hal Unik Mengenai Angkul Angkul Batu Bata Rumah Bali
     5 / 10 Reviews
261 view
Kontak Untuk Tanya Detail Tentang Angkulangkul :
Hubungi Via Telphone
Hubungi Via Whatsapp

4 Hal Unik Mengenai Angkul Angkul Batu Bata Rumah Bali

Dari dulu hingga sekarang, Bali memang terkenal dengan keunikannya teruatama di dalam seni arsitektur yang salah satunya bisa kita lihat pada bangunan angkul angkul batu bata.

Angkul angkul merupakan bangunan pintu masuk rumah yang berlebar sekitar orang dewasa dengan posisi berkacak pinggang. Keberadaan bangunan ini menjadikan rumah Bali nampak unik dan berbeda dengan rumah dari daerah-daerah lainnya.

  1. Umumnya Dibuat Dengan Batu Bata atau Bahan Tanah

    Angkul Angkul Rumah Bali Batu Bata
    Angkul Angkul Rumah Bali Batu Bata - sumber: www.pinterest.com

Bangunan angkul-angkul ini pada dulunya dibuat dengan material batu bata atau juga dari bahan tanah. Karena, bahan-bahan ini dulunya dipertimbangkan lebih mudah untuk ditemukan.

Berbeda dengan sekarang, angkul angkul kini lebih banyak menggunakan bahan dari batu alam dan beton cetak. Namun, beberapa pemiliki rumah masih ada yang tetap memilih batu bata karena dinilai lebih terlihat klasik.

  1. Dibangun Dengan Pedoman Lontar Asta Kosala Kosali

    Angkul Angkul Bahan Batu Bata
    Angkul Angkul Bahan Batu Bata - sumber: www.flickr.com

Bagi masyarakat Bali, setiap bangunan yang ada tidak bisa dibuat secara sembarangan. Termasuk dalam hal pembuatan bangunan angkul-angkul ini, yang mana harus mengikuti pedoman Lontar Asta Kosala Kosali.

Lontar Asta Kosala Kosali merupakan naskah yang berisi pengetahuan-pengetahuan arsitektur tradisional yang dipakai pedoman oleh tetua di Bali sejak jaman dahulu.

Lihat Disni, "Tipping Tour Guide in Bali: Ethics and How Much to Tip">>>

Waktu pembangunan juga tidak bisa dilakukan sembarang. Biasanya dilakukan pada dewasa ayu atau hari-hari baik menurut orang suci.

  1. Biasanya Terdapat 2 Patung Berwujud Raksasa

    Patung Dwarapala di Bangunan Angkul Angkul
    Patung Dwarapala di Bangunan Angkul Angkul

Bangunan angkul angkul pada umumnya dihiasi dengan 2 patung yang berwujud raksasa dengan bersenjatakan gada di setiap bagian sisi pintu masuknya. Patung ini dikenal dengan sebutan Patung Dwarapala oleh masyarakat Bali.

Namun, patung-patung ini bukanlah menjadi sebuah standar wajib dalam pembuatan angkul-angkul. Beberapa pemilik rumah juga ada yang tidak melengkapi patung-patung di bagian angkul-angkul karena mungkin adanya perbedaan selera.

Lihat Disni, "Tipping Tour Guide in Bali: Ethics and How Much to Tip">>>

  1. Mempunyai Makna dan Filosofinya Tersendiri

    Angkul Angkul di Desa Penglipuran
    Angkul Angkul di Desa Penglipuran

Dalam bangunan angkul angkul pada rumah Bali ini mengandung sebuah makna dan filosofi tersendiri.

Rumah dengan angkul-angkul dan tembok penyengker (pembatas) merupakan upaya yang dilakukan oleh orang Bali di dalam menjaga privasi atau tidak memamerkan apa yang dimiliki kepada orang lain.

Angkul-angkul dengan daun pintu juga dipercaya sebagai simbol mulut rumah dimana itu bisa terbuka dan tertutup. Saat tertutup itu dapat mencegah energi-energi negatif secara niskala (tak kasat mata) masuk dan mengganggu si penghuni rumah.

Share To :



Hubungi Via Whatsapp